DESA KEMETUL KEC.SUSUKAN KAB. SEMARANG

: KRAJAN, RT 11 RW 03, Desa Kemetul Kec. Susukan Kab. Semarang | : 089694432483 | : kemetuldes@gmail.com

FENOMENA SEKAR KANTHIL DAN BUKIT SADANG

img

Berawal dari cerita rakyat tentang asal-usul Desa Kemetul, dikisahkan seorang prajurit dari Keraton Solo yang melarikan diri dan bersembunyi di sebuah desa. Dalam masa persembunyianya ia bertapa disebuah batu besar dibawah pohon kanthil yang disebut sebagai "Watu Lawang". Setelah ia bertapa bertemulah ia dengan seorang perempuan yang menarik hatinya hingga saatnya tiba dijadikanlah ia istri dan ibu dari anak-anaknya kelak. Perempuan tersebut bernama Nyai Ketul,  leluhur dari masyarakat desa  yang kini lebih dikenal dengan nama Desa Kemetul.

Di ujung barat Desa Kemetul terdapat sebuah bukit yang menjulang tinggi memperlihatkan keindahan alam yang terbentang luas dalam rimbun hijaunya pepohonan yaitu bukit SADANG. Diantara pepohonan itu, tumbuhlah satu pohon bernama Sekar Kanthil. Pohon ini digunakan untuk tempat bermeditasi/bertapa seperti yang dilakukan oleh prajurit dari Keraton Solo tersebut. Menurut  mitos yang tumbuh dan dipercayai oleh masyarakat Desa Kemetul pohon ini memiliki sebuah keistimewaan. Bunga Kanthil yang tumbuh subur, dalam satu pohon tumbuh 2 warna bunga yaitu putih dan orange. Bunga yang tumbuh dan menutupi pohon ini mulai jatuh berguguran ke tanah,namun jatuhnya bunga yang gugur bukan disekitar area pohon. Di bawah area pohon tetap bersih walaupun bunga pohon kanthil ini sangat banyak dan mulai berguguran dan hal tersebut diyakini bahwa jatuhnya bunga phon kanthil ini berada di Keraton Solo tempat prajurit tadi bernaung.

 

 

Bunga berwarna putih dengan harum yang semerbak ini, kini menjadi ikon desa Kemetul khususnya menjadi nama organisasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang mengelola dan mengembangkan potensi wisata yang ada di desa. Pemilihan nama bunga Kanthil tidak terlepas dari makna filosofis yang terkandung didalamnya, warna putih bunga kanthil melambangkan kesucian tekad warga desa untuk membangun Kemetul menjadi desa yang makmur dan sejahtera salah satunya melalui kegiatan pariwisata. Bunga Kanthil yang menebar keharuman diharapkan dapat memberi pengaruh positif bagi siapa saja.